Kehadiran panti jompo sebagai respon jumlah lansia yang semakin meningkat. Lansia dalam panti jompo memiliki latar belakang yang berbeda-beda baik suku, agama, budaya, pendidikan, dll. Kondisi ini bisa mempengaruhi interaksi sosial antar lansia. Penelitian ini dilakukan di Rumah Bahagia Bintan dengan tujuan untuk melihat bentuk interaksi sosial antar lansia. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian adalah bentuk interaksi sosial antar lansia terdiri dari dua bentul yaitu asosiatif diantaranya: lansia saling membangunkan, membantu mencuci pakaian lansia lain, membantu mendorong lansia yang menggunakan kursi roda saat jalan pagi, membersihkan kamar lansia, bergotong royong, toleransi antar sesama, serta belajar bahasa daerah dan bahasa asing. Sedangkan interaksi sosial disosiatif diantaranya: perselisihan antar lansia, dan saling memfitnah lansia lain.
Copyrights © 2025