Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap pendapatan usaha mikro pada sektor kuliner di Kecamatan Tilongkabila. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh perkembangan sistem pembayaran non-tunai yang semakin diminati, serta kebutuhan pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 40 pelaku usaha mikro kuliner yang telah menggunakan QRIS lebih dari satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha. QRIS tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga menarik lebih banyak konsumen karena kemudahan pembayaran digital. Dengan demikian, penggunaan QRIS terbukti mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro di sektor kuliner secara lebih optimal. Kata Kunci: QRIS, pendapatan usaha mikro, usaha kuliner, transaksi non-tunai, Tilongkabila
Copyrights © 2025