Alih media arsip mengacu pada transformasi data arsip dari format cetak menjadi digital sebagai bagian dari upaya modernisasi dalam sistem pengelolaan informasi yang lebih efisien dan praktis. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi alih media arsip dalam meningkatkan manajemen kearsipan pada instansi kearsipan tingkat provinsi di Sumatera Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teori implementasi Van Meter & Van Horn serta teori hambatan dari Hendrawati (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih media arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat telah berlangsung sejak tahun 2012, namun masih menghadapi hambatan, seperti kurangnya SDM yang berkompeten, keterbatasan sarana pendukung, dan rendahnya pemanfaatan arsip digital. Meski begitu, alih media telah membantu pelestarian arsip dan akses informasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, perbaikan infrastruktur digital, dan optimalisasi implementasi kebijakan agar manajemen kearsipan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025