Balai Desa Warungering ialah kantor administrasi desa yang masih menggunakan pelayanan konservatif untuk pengurusan berbagai dokumen surat menyurat. Hal ini dapat dikatakan kurang efektif dan efisien baik bagi perangkat desa maupun masyarakat sehingga diperlukan adanya platform digital administrasi desa yang mampu mendukung pengelolaan administrasi umum, administrasi penduduk, dan administrasi surat-menyurat secara modern dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan platform digital berbasis web mengujinya dengan pengujian Unified Modelling Language (UML) untuk memastikan bahwa platform ini dapat diterima dan digunakan secara layak atau tidak. Penelitian ini menggunakan pendekatan model Waterfall dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada perangkat desa dan masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa UML telah terbukti sesuai dengan tuntutan pengguna dalam hal perancangan platform digital administrasi desa. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 83.8% responden mengatakan bahwa visualisasi UML bermanfaat bagi mereka.
Copyrights © 2025