Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) merupakan tanaman yang memiliki ekonomi yang tinggi dimana komoditas tersebut belum banyak dibudidayakan secara konvensional. Minimnya penelitian tentang dosis N dan K menyebabkan belum banyak acuan dosis yang tepat untuk sawi pagoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis nitrogen dan kalium yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Jatimulyo Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Agustus hingga september 2023. Penelitian ini dilaksanakan secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Ada dua faktor dalam pelaksaanan penelitian ini, yaitu faktor 1 yang terdiri dari N1 (30 kg ha-1), N2 (100 kg ha-1), dan N3 (170 kg ha-1) dan faktor 2 yang terdiri dari K1 (0 kg ha-1), K2 (60 kg ha-1), K3 (120 kg ha-1), dan K4 (180 kg ha-1). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa tidak terdapat interaksi antara nitrogen dan kalium pada pertumbuhan maupun hasil tanaman sawi pagoda. Bobot segar total per tanaman dan bobot segar konsumsi per tanaman pada perlakuan nitrogen dengan dosis 170 kg ha-1 memperoleh hasil terbaik. Dosis kalium sebanyak 180 kg ha-1 merupakan dosis terbaik untuk memperoleh bobot segar konsumsi yang maksimal.
Copyrights © 2025