Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan produk jamu tradisional yang dikemas ulang menjadi lebih modern dan sesuai dengan gaya hidup generasi milenial. Studi ini dilatarbelakangi oleh perubahan selera dan perilaku konsumsi di kalangan anak muda, yang kini lebih menyukai produk dengan tampilan estetis, kemasan praktis, dan cita rasa yang ringan namun tetap memiliki nilai fungsional. UMKM Jamu Ang Kekinian di Kota Kediri dipilih sebagai objek penelitian karena telah menerapkan pendekatan modernisasi terhadap produk jamu, baik dari sisi rasa, desain kemasan, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk jamu dengan integrasi bahan modern seperti Yakult, susu, madu, dan krimer berhasil meningkatkan penerimaan dari konsumen milenial. Teknik fusion mixing yang diterapkan turut memperkaya varian rasa sehingga menjadikan jamu sebagai alternatif minuman kekinian yang tetap menyehatkan. Selain itu, kemasan kekinian seperti cup dan botol, serta penyajian dalam bentuk es lilin terbukti menarik secara visual dan memudahkan dalam konsumsi sehari-hari. Dari sisi pemasaran, strategi yang diterapkan meliputi penggunaan media sosial (Instagram dan TikTok), kolaborasi dengan influencer lokal, serta penjualan melalui marketplace dan layanan pesan antar seperti GoFood dan ShopeeFood. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan gaya hidup sangat efektif dalam menghidupkan kembali minat terhadap produk tradisional seperti jamu, serta menjadi strategi pemasaran yang relevan untuk menghadapi persaingan di era digital.
Copyrights © 2025