Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh burnout, kesehatan mental, dan work-life balance terhadap produktivitas karyawan di sektor kesehatan, dengan studi kasus pada Rumah Sakit Pelengkap Medical Center Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang terdiri dari karyawan medis dan non-medis. Hasil analisis menunjukkan bahwa burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas, sementara kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan. Work-life balance tidak berpengaruh secara parsial, namun menunjukkan pengaruh yang bermakna secara simultan bersama variabel lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur manajemen sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan mengintegrasikan faktor psikologis dan gaya hidup kerja. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan burnout dan peningkatan kesehatan mental sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas karyawan.
Copyrights © 2025