Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku konsumsi rokok ilegal di Desa Mancon Wilangan, Nganjuk, serta mengidentifikasi dinamika yang mendasari keputusan masyarakat dalam mengonsumsi produk tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif, melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dilakukan terhadap warga desa yang aktif mengonsumsi rokok ilegal serta penjual di lokasi penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif, dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, seperti harga yang lebih murah dan kemudahan akses, serta faktor sosial, seperti lingkungan sekitar dan kebiasaan sejak muda, menjadi pendorong utama perilaku konsumsi rokok ilegal. Kesadaran hukum yang rendah dan persepsi bahwa rokok ilegal tidak jauh berbeda dari produk legal memperkuat keputusan tersebut. Kebaruan penelitian terletak pada penekanan terhadap peran faktor ekonomi dan sosial secara simultan dalam membentuk perilaku konsumsi, serta memberikan gambaran komprehensif yang dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan yang lebih humanistik dan edukatif dalam mengatasi permasalahan rokok ilegal di tingkat desa.
Copyrights © 2025