Fenomena childfree yang didefinisikan sebagai pilihan sadar untuk tidak memiliki anak telah menjadi topik yang semakin banyak dibicarakan, terutama di kalangan Generasi Z. Dikenal karena keterbukaan, pemikiran kritis, dan penolakan terhadap norma-norma tradisional, generasi ini cenderung mendefinisikan ulang nilai-nilai keluarga sesuai dengan aspirasi pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi persuasif pada platform media sosial X memengaruhi persepsi diri Generasi Z mengenai keputusan untuk menjadi childfree. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, penelitian ini melibatkan responden dari Kota Sukabumi yang merupakan pengguna aktif X dan telah terpapar wacana terkait childfree. Temuan mengungkapkan bahwa platform X berfungsi sebagai ruang interaktif untuk bertukar pendapat, berbagi narasi pribadi, dan menyajikan argumen berbasis data. Persuasif biasanya menggabungkan etos, patos, dan logos, yang menghasilkan pengaruh yang lebih kuat pada pesan sikap pengguna. Informan menyatakan beragam sikap mendukung, netral, atau menentang dengan beberapa melaporkan perubahan persepsi setelah terlibat dalam diskusi daring. Pengalaman pribadi, tekanan ekonomi, ekspektasi budaya, dan trauma masa lalu muncul sebagai faktor kunci dalam membentuk persepsi ini.
Copyrights © 2025