Perancangan identitas visual yang kuat dan konsisten memegang peranan penting dalam branding desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul Kota Kediri. Kota Kediri memiliki warisan budaya yang harus dilestarikan dan dikenalkan kepada masyarakat secara menyeluruh, namun identitas visual yang telah ada tidak mampu merepresentasikan citra destinasi wisata edukasi budaya. Oleh karena itu, diperlukan rebranding atau perancangan ulang pada desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul dengan tujuan untuk merancang identitas visual baru yang merepresentasikan potensi budaya tenun ikat secara konsisten guna memperkuat branding desa wisata agar meningkatkan daya tarik. Metode perancangan yang digunakan adalah “Five Phases of The Graphic Design Process” oleh Robin Landa. Metode ini terdiri dari 5 fase atau tahapan dalam proses desain yaitu orientation, analysis, concepts, design, dan implementation. Perancangan ini menghasilkan identitas visual yang menarik dan sesuai konsep dengan menggunakan elemen berupa potensi budaya tenun ikat yang diaplikasikan pada berbagai media. Melalui perancangan ini, diharapkan desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul memiliki citra yang kuat dan konsisten agar dapat dikenal masyarakat secara luas dan membangun loyalitas wisatawan.
Copyrights © 2025