Perkembangan teknologi informasi menuntut instansi pemerintah untuk mengadopsi strategi komunikasi digital yang adaptif, partisipatif, dan berbasis media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam membangun citra positif institusi melalui akun Instagram @kemdiktisaintek.ri. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat humas, observasi langsung, serta analisis konten dan engagement akun tersebut. Kerangka teoretis yang digunakan mencakup Excellence Theory (Grunig 1984), Engagement Behavior (van Doorn et al.), dan model pemanfaatan media sosial dalam pemerintahan (Khan 2017). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi dua arah simetris, perencanaan konten tematik mingguan, serta pemanfaatan fitur interaktif Instagram berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan audiens dan membentuk persepsi publik yang positif. Namun, tantangan seperti fluktuasi algoritma, keterbatasan sumber daya manusia, dan pengelolaan isu sensitif masih menghambat efektivitas komunikasi. Studi ini menegaskan bahwa media sosial dapat menjadi alat strategis komunikasi humas pemerintah apabila dikelola secara responsif, transparan, dan berbasis data.
Copyrights © 2025