Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan platform media sosial dalam meliput kegiatan/aktivitas Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KI Pusat) serta strategi Humas dalam menciptakan citra positif lembaga. Penerapan metode kualitatif yang mencakup wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen, ditemukan bahwa media sosial memiliki peranan krusial dalam meningkatkan transparansi, citra lembaga, dan partisipasi masyarakat dalam akses informasi. Strategi yang diterapkan mencakup pengaturan agenda setting, adaptasi konten, dan inovasi pesan edukatif. Tantangan utama yang ada, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, diatasi dengan pengadaan pelatihan serta kerjasama antar lembaga. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kemampuan komunikasi digital dan penyampaian narasi edukatif untuk memperkuat literasi masyarakat.
Copyrights © 2025