Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT), sebuah organisasi pemerintah yang bergerak di bidang sanitasi dan pengolahan limbah. Peneliti tertarik untuk mengkaji penerapan akuntansi lingkungan pada kegiatan IPLT serta kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi, khususnya terkait biaya lingkungan dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Hal ini penting karena masih jarang penelitian yang membahas akuntansi lingkungan dalam konteks organisasi pemerintah yang berfokus langsung pada pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akuntansi lingkungan yang diterapkan IPLT Tulungagung, mengevaluasi kesesuaiannya dengan PSAK No. 33 Tahun 2011, serta mengidentifikasi bentuk tanggung jawab sosial yang diberikan kepada masyarakat sekitar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, verifikasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi lingkungan yang diterapkan IPLT sudah sesuai dengan PSAK 33 dalam hal pengakuan dan pengukuran biaya lingkungan. Namun, penyajian dalam laporan keuangan belum sepenuhnya sesuai. Sementara itu, tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sudah dijalankan dengan baik.
Copyrights © 2025