Latar Belakang : Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan serius yang tidak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Berbagai studi menunjukkan bahwa paparan intrauterin terhadap preeklampsia dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, keterlambatan perkembangan motorik dan kognitif, serta peningkatan risiko gangguan neurologis dan perilaku pada masa anak. Metode : Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka (narrative review) yang menganalisis delapan artikel penelitian yang relevan dan diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis menggunakan database PubMed, Google Scholar, ClinicalKey, ResearchGate, dan GALE dengan kata kunci: “tumbuh kembang anak” dan “preeklampsia”. Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa paparan preeklampsia berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan pertumbuhan (berat badan lahir rendah, prematuritas), perkembangan motorik halus, bahasa, perilaku, dan neuropsikiatri jangka panjang seperti autisme dan cerebral palsy. Beberapa artikel juga menyebutkan kemungkinan efek protektif dalam kondisi prematur dengan intervensi optimal. Kesimpulan : Paparan preeklampsia selama kehamilan merupakan faktor risiko signifikan terhadap berbagai gangguan tumbuh kembang anak. Diperlukan pemantauan dan intervensi sejak dini terhadap anak dari ibu dengan riwayat preeklamsia untuk mencegah dampak jangka panjang.
Copyrights © 2025