Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transaksi non-tunai yang terdiri dari penggunaan alat pembayran menggunakan ATM/Debet, kartu kredit, dan uang elektronik terhadap jumlah uang beredar (M2) di Indonesia. Data berupa time series kuartalan pada periode 2019 hingga 2024. Setiap alat pembayaran menggunakan nilai transaksinya sebagai proxi, dalam hal ini nilai transaksi kartu ATM/Debet (X1), Nilai Transaksi Kartu Kredit (X2) dan Nilai Transaksi Uang elektronik (X3). Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kartu ATM/Debet berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar. Kartu Kredit memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar. Uang Elektronik berpengaruh signifikan terhadap Jumlah Uang Beredar. F-statistic dengan probabilitas 0,0000 mengonfirmasi bahwa model signifikan secara simultan terhadap Jumlah Uang Beredar (M2). Temuan ini mengindikasikan bahwa perkembangan instrumen pembayaran non-tunai, terutama uang elektronik, memiliki kontribusi penting dalam memengaruhi dinamika moneter di Indonesia.
Copyrights © 2025