Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat pada 25 Februari 2022 mengakibatkan kerusakan struktural pada berbagai bangunan, termasuk Kantor Wali Nagari Kajai. Dalam konteks rekayasa teknik sipil, diperlukan analisis kelayakan struktur untuk menilai tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi struktur bangunan pasca-gempa melalui inspeksi visual, pengujian material, serta analisis elemen struktur utama. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan kapasitas elemen struktural akibat deformasi dan retakan pada komponen beton bertulang. Berdasarkan hasil evaluasi teknis, direkomendasikan tindakan perkuatan atau rekonstruksi sebagian komponen agar bangunan kembali memenuhi standar keamanan struktural. Kajian ini memberikan dasar ilmiah dalam pengambilan keputusan teknis untuk mitigasi risiko bangunan pasca-bencana.
Copyrights © 2025