Desa Kedungputri merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Ngawi yang menghadapi tantangan keberlanjutan, seperti dominasi petani usia lanjut, penurunan luas lahan, dan ketergantungan pada input eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap keuntungan petani sebagai indikator ketahanan pangan berkelanjutan, dengan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbasis SmartPLS. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada petani padi dan diolah dalam bentuk skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari aspek personal, adaptasi terhadap teknologi dan jenis alat pertanian merupakan indikator paling signifikan. Dari aspek planet, indikator tingkat hama, jenis bibit (MT1 dan MT2), jenis pupuk, dan sumber air menunjukkan pengaruh yang signifikan. Seluruh indikator yang dipilih memiliki nilai p-value < 0,05 dan t-statistic > 1,96. Temuan ini menunjukkan bahwa penyusunan kebijakan pertanian yang berkelanjutan perlu difokuskan pada penguatan faktor-faktor terpilih tersebut agar mampu meningkatkan keuntungan petani dan menjaga ketahanan pangan lokal secara konsisten.
Copyrights © 2025