Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji peran brand strategist dalam membentuk brand image guna meningkatkan engagement audiens, dengan studi kasus pada Narasi sebagai media alternatif. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa peran brand strategist di Narasi sangat krusial, tidak hanya dalam aspek teknis komunikasi, tetapi juga dalam membangun identitas merek yang otentik dan selaras dengan nilai-nilai audiens seperti keberanian, empati, dan keberpihakan pada isu sosial. Strategi brand image Narasi difokuskan pada storytelling berbasis nilai, brand personality yang relatable, positioning yang progresif, serta komunikasi yang kontekstual dan lintas platform. Dengan mengedepankan co-creation, community building, dan konten bernilai, Narasi mampu menciptakan emotional engagement di kalangan audiens muda yang kritis. Faktor pendukung strategi ini mencakup konsistensi nilai merek, pendekatan empatik terhadap audiens, dan kekuatan naratif emosional. Namun demikian, tantangan muncul dari dinamika sosial-politik serta sensitivitas isu yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engagement audiens yang kuat merupakan hasil dari strategi jangka panjang yang mengintegrasikan nilai, identitas, dan partisipasi audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian brand strategy dengan menghadirkan perspektif media alternatif yang menekankan pada human-centric branding dan komunikasi bermakna di era digital.
Copyrights © 2025