Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana interaksi sosial terbentuk antara wisatawan dengan masyarakat adat Samin yang berada di Desa Sambongrejo, Kabupaten Blora, serta bagaimana kedua belah pihak mengartikan nilai kesederhanaan dan rasa hormat dalam interaksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan pengumpulan dokumen. Temuan menunjukkan bahwa interaksi berjalan dalam suasana yang hangat dan saling menghargai, serta berlandaskan pada nilai lokal. Kesederhanaan dipahami sebagai cara hidup yang selaras dengan lingkungan dan menjauhi sikap konsumtif. Sementara itu, rasa hormat diwujudkan melalui bahasa tubuh, kesopanan dalam berbicara, serta keterbukaan dalam berkomunikasi. Interaksi ini menciptakan kesempatan untuk belajar antara budaya yang berbeda dan menunjukkan bahwa wisata budaya dapat berperan dalam melestarikan nilai-nilai lokal serta mempererat hubungan antarbudaya. Hasil penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi antarbudaya dan menyoroti pentingnya pendekatan berbasis nilai dalam pengembangan sektor pariwisata.
Copyrights © 2025