Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perempuan Gen Z terhadap strategi personal branding akun TikTok @cadburylemonade dalam menyajikan konten fashion dangdut. TikTok kini menjadi media populer di kalangan Gen Z dalam mengekspresikan identitas, termasuk melalui konten visual. Akun @cadburylemonade menampilkan karakter yang unik, ekspresif, dan konsisten, serta menyisipkan unsur budaya lokal dalam gaya berpakaian yang nyentrik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap sembilan followers perempuan Gen Z yang aktif mengikuti akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai personal branding @cadburylemonade sebagai cerminan dari keberanian tampil beda, keunikan, serta kemampuan menghibur melalui gaya yang lucu dan jenaka. Unsur humor menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat kreator terasa lebih dekat, ringan, dan relevan di mata audiens. Persepsi ini sejalan dengan delapan konsep personal branding menurut Peter Montoya, serta teori Uses and Gratifications, di mana audiens mendapatkan gratifikasi berupa hiburan, pembentukan identitas, dan interaksi sosial. Dengan demikian, akun ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi kreator, tetapi juga berperan sebagai representasi budaya populer lokal yang diterima secara positif oleh Gen Z.
Copyrights © 2025