Setiap tahunnya pemerintah wajib menganggarkan program pengembangan sumberdaya manusia sesuai dengan usulan pada musrembangdes. Dalam program pengembangan sumber daya manusia ini, Desa Bumirejo memilih pelatihan sebagai dasar dari upaya mengembangkan masyarakat. Terutama meningkatkan produktifitas ibu rumah tangga yang diharapkan mampuu dimanfaatkan sehingga dapat meningkatkakn perekonomian keluarga dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi faktanya pelatihan tersebut ternyata tidak berkelanjutan atau tidak ada followup setelahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam penyebab ketidakberlanjutanya program pelatihan sebagai bagian dari evaluasi program. Setelah diketahui dan dipahami kemudian akan kembali dibenahi agar bisa kembali berjalan untuk kemaslahatan bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus di desa Bumirejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Data diperoleh melalui wawancara kepada, pemerintah, tokoh, dan warga masyarakat. peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi di Desa Bumirejo. Hasil penelitian memnunjukan ada 3 penyebab untama ketidakberlanjutan program pelatihan yaitu partisipasi masyarakat, pengelolaan finansial yang kurang baik. dan tidak bermitra. Harapannya penelitian ini bisa menjadi rekomendasi begai pemerintahan desa untuk mengatasi kendala kendala yang ada sebagi bahan pembelajaran untuk memperbaiki program atau membuat program yang lebih baik.
Copyrights © 2023