Konflik geopolitik global, khususnya invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, telah memicu lonjakan harga nikel secara ekstrem dan menyebabkan ketidakpastian pasar yang signifikan. PT Vale Indonesia Tbk, sebagai salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia, menghadapi risiko strategis, operasional, dan keuangan yang cukup besar akibat volatilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi manajemen risiko yang diterapkan oleh PT Vale Indonesia dalam merespons fluktuasi harga nikel berbasis laporan tahunan dan keberlanjutan tahun 2022. Dengan pendekatan studi literatur dan analisis isi terhadap dokumen perusahaan serta sumber eksternal terpercaya, studi ini menemukan bahwa PT Vale mengimplementasikan strategi seperti diversifikasi pasar dan pasokan, lindung nilai (hedging), serta tata kelola risiko berbasis standar ISO 31000 dan kerangka ESG. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun volatilitas harga memberikan keuntungan jangka pendek, diperlukan penguatan struktur manajemen risiko lintas fungsi untuk meningkatkan ketahanan jangka panjang. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan praktik mitigasi risiko berbasis data dalam industri pertambangan yang rentan terhadap dinamika geopolitik global
Copyrights © 2025