Abstrak Wisata edukasi menjadi tren baru yang banyak diminati oleh wisatawan, terutama sangat diminati oleh keluarga. Perjalanan liburan bersama anggota keluarga sangat menyenangkaan sambil mengeksplorasi keunggulan dan potensi destinasi yang akan dikunjungi. Wisata edukasi sebetulnya bukan hal baru tapi pengemasanya dengan nama baru. Bagi pelajar dan mahasiswa dikenal dengan study tour, berwisata sambil mengunjungi tempat-tempat yang berhubungan dengan bidang studinya, dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa. Demikian halnya wisata Kampoeng Tulip merupakan prototype gambaran faktual dari kebutuhan sebuah keluarga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, merupakan mix antara hiburan dan berwisata dengan wawasan edukasi. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kondisi dan fasilitas yang terdapat di Kampoeng Tulip sebagai wisata edukasi.Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif deskriptif dengan alasan Pengembangan Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi merupakan permasalahan yang berkaitan dengan pariwista. Pariwisata merupakan bagian dari kebudayaan sehingga hasil penelitian mendeskripsikan secara histories-sistimatis, faktual dan akurat, dengan menggunakan berbagai ilmu dan teori multidisiplin (multidisciplinary).Kata Kunci: Edukasi, wisata dan belajar. Abstract Educational tour becomes a new trend that attracted many tourists, especially very interested by the family. Holiday trips with family members are very enjoyable while exploring the benefits and potential destinations to be visited. Educational tour is not really a new thing but the packaging with a new name. For students, known as study tour, travel while visiting places related to the field of study, with the aim to increase knowledge and insight students. Similarly, tourism Kampoeng Tulip is a prototype factual picture of the needs of a family ranging from children to adults, is a mix between entertainment and travel with educational insights. The purpose of this research is to describe the condition and facilities in Kampoeng Tulip as educational tour. This research uses descriptive qualitative method, with the reason Development of Kampung Tulip As Tour Education is a problem related to tourism. Tourism is part of the culture so that the results describe historically-systematic, factual and accurate, using various sciences and multidisciplinary theoriesKeywords : Education, tourism and learning.
Copyrights © 2018