Berdasarkan observasi awal, Sekolah Dasar Negeri 12 Sarae menunjukkan perkembangan dari segi fasilitas dan tenaga pendidik. Namun, motivasi belajar siswa masih tergolong rendah. Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran tampak minim, dan hasil wawancara dengan wali kelas mengungkapkan bahwa siswa kurang fokus, tidak tertarik pada materi, bersikap acuh tak acuh, dan menunjukkan kesiapan belajar yang rendah. Kondisi ini mendorong guru untuk mencari pendekatan pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi berbasis minat terhadap motivasi belajar siswa. Model ini dianggap mampu menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa, serta memberikan ruang belajar yang lebih efisien dan alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif statistik. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 16.0. Data primer dikumpulkan melalui angket dan hasil nilai ujian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbasis minat tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari koefisien korelasi sebesar -0,43 dengan nilai t hitung sebesar -1,235 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 1,734. Nilai koefisien regresi variabel X sebesar -0,43 menunjukkan bahwa peningkatan variabel X justru berkorelasi negatif terhadap Y. Adapun kontribusi pengaruh sebesar 43%, sementara 57% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian.
Copyrights © 2025