Alasan dilakukannya penelitian ini adalah karena kurangnya pemahaman siswa kelas V SDN 01 Gulun Magetan terhadap materi IPAS, khususnya topik bencana alam. Guna mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan pendekatan PTK dilakukan guna meningkatkan pencapaian belajar siswa melalui implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang menggunakan media Smart Box sebagai penunjang. Proses penelitian ini berlangsung dalam satu siklus yang terdiri dari empat komponen inti, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam pelaksanaannya, model PBL dirancang agar Siswa dilibatkan secara aktif dalam menghadapi dan mengatasi masalah nyata, sementara media Smart Box digunakan untuk menunjang penyampaian materi secara visual dan interaktif. Sebanyak 15 siswa dijadikan partisipan dalam penelitian ini. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan dampak positif berupa peningkatan yang signifikan pada p restasi belajar siswa. Pada fase pra-siklus, rerata nilai siswa hanya 63,33 dengan tingkat ketuntasan sebesar 26,67%. Namun, hasil Tindakan yang dilakukan pada siklus I berhasil meningkatkan nilai rerata siswa hingga mencapai 84,00, dengan tingkat ketuntasan mencapai 100%. Selain peningkatan nilai, suasana kelas juga menjadi lebih kondusif dan menyenangkan. Antusiasme dan motivasi pencapaian belajar siswa bertambah selama proses pembelajaran. Hal ini membuktikan implementasi model PBL yang menggunakan media Smart Box sebagai pendukung memberikan hasil positif dalam meningkatkan pemahaman dan keberhasilan belajar siswa pada materi bencana alam.
Copyrights © 2025