Konsentrasi belajar merupakan kemampuan dalam mengarahkan segala pikiran dan perbuatan sehingga seseorang mampu mempelajari sesuatu dengan fokus yang baik. Pembelajaran IPAS adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dan benda mati, alam semesta beserta isinya, dan menganalisis kehidupan manusia sebagai manusia dan makhluk sosial yang berhubungan dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus yang akan dilaksanakan di SD IV Payaman Kudus dengan subjek penelitian yaitu 6 siswa kelas IV dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada siswa dan guru kelas IV. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa FAA dengan hasil belajar tinggi memenuhi 8 indikator konsentrasi tergolong tingkat konsentrasi tinggi. Siswa DMP dengan hasil belajar sedang memenuhi 7 indikator konsentrasi tergolong memiliki tingkat konsentrasi sedang. Siswa ARP dengan hasil belajar rendah memenuhi 7 indikator konsentrasi sehingga tergolong memiliki tingkat konsentrasi sedang.
Copyrights © 2025