Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tarif pph badan, sales growth dan kinerja keuangan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 175 data observasi selama lima 5 tahun. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari perubahan tarif pph badan (X1), sales growth (X2), dan kinerja keuangan (X3) sebagai variabel independen, serta tax avoidance (Y) sebagai variabel dependen. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 12, dan hasil pengujian model terbaik menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, perubahan tarif pph badan dan kinerja keuangan berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, sedangkan sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Namun secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap tax avoidance
Copyrights © 2025