Perairan Muara Badak memiliki potensi sumber daya perikanan laut yang dapat diandalkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan dan pengembangan usaha perikanan. Ikan tembang (S. fimbriata) merupakan ikan yang sering tertangkap di perairan Pangempang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa parameter dalam dinamika populasi ikan tembang (S. fimbriata) yang meliputi distribusi frekuensi, hubungan panjang dan berat ikan, pertumbuhan, mortalitas dan laju eksploitasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022, sampel diambil dari pengumpul Toko Lima, Muara Badak dengan menggunakan metode purposive. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 500 ekor dengan rentang panjang total 8,2–14,6 cm. Hubungan panjang ikan tembang dengan berat ikan tembang memiliki persamaan W = 0,03. L2, 53 dengan korelasi (R²) = 0,92 dimana pola pertumbuhan bersifat alometrik negatif. Panjang pertumbuhan maksimum (L∞) adalah 17,64 mm, koefisien laju pertumbuhan (K) adalah 0,50 per tahun, dan umur teoritis awal adalah -0,3777 bulan. Tingkat mortalitas total (Z) adalah 7,15 per tahun, mortalitas alami (M) adalah 1,32 per tahun, mortalitas penangkapan (F) adalah 5,83 per tahun, dan tingkat eksploitasi (E) adalah 0,82 per tahun. Hasil ini menjelaskan bahwa ikan tembang memiliki kerentanan yang tinggi karena aktivitas penangkapan dan tekanan penangkapan yang tinggi juga diikuti oleh pola eksploitasi yang tinggi.
Copyrights © 2025