Salah satu sektor unggulan dalam mendukung perekonomian Indonesia ialah melalui budidaya kelapa sawit. Budidaya tersebut dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, perhatian terhadap aspek keberlanjutan dalam industri kelapa sawit semakin meningkat. Melalui hal tersebut dikarenakan oleh beberapa isu degradasi lahan ataupun lingkungan yang memiliki keterkaitan dengan pertanian intensif yang menggunakan pupuk kimia yang cukup banyak. Tujuan dari penulisan naskah ini ialah memberikan hasil analisis pemanfaatan limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sebagai pupuk organik cair yang ditinjau terhadap pengolahan, standar baku mutu, serta efektivitasnya dalam budidaya sawit berkelanjutan. Pada penulisan yang dilakukan merujuk pada penelitian kualitatif. Hasil temuan penelitian dalam proses pengolaahan limah cair pabrik kelapa sawit sebagai pupuk organik cair mencakup pra pemrosesan melalui pendinginan limbah cair serta dilakukan penyaringan awal. Selanjutnya juga perlu diperhatikan metode fermentasi anaerob dan fermentasi aerob. Setelah itu dilakukan penyaringan dan pengemasan. Selanjutnya landasan hukum dan standar baku mutu sebagai acuan penting di Indonesia yaitu SNI 6729:2016 dan Peraturan Menteri Pertanian RI No. 261/Kpts/SR.310/M/4/2019. Selanjutnya dalam mendukung efektivitasnya dalam budidaya sawit berkelanjutan yang dapat ditinjau dari beberapa aspek diantaranya mencakup dampak lingkungan, siklus hara tertutup, efisiensi biaya, retensi air dan struktur tanah, serta pertumbuhan tanaman.
Copyrights © 2025