Abstract: Children with special needs such as autisme students often belittled and regarded as incapable to behave independently, to socialize and have problems in communicating. But with non verbal communication can help them to reveal what they want to tell. The focus of this research is will, ability, and obstruction students of SLB LOB ABCDE Cibiru Bandung. This is a qualitative study using kinesic theories. Data was collected through interviews with educators in SLB LOB ABCDE Cibiru Bandung and parents, as well as observation on students. We can conclude that autism gesture and touch more dominant used as communicate them.Keywords: Communication, Non verbal, Autisme Abstrak: Anak berkebutuhan khusus seperti autis sering di pandang sebelah mata karena di anggap tidak bisa bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik. Akan tetapi dengan komunikasi non verbal dapat membantu mereka untuk mengungkapkan apa yang ingin mereka sampaikan. Fokus penelitian ini yaitu memahami komunikasi non verbal siswa autis di SLB LOB ABCDE Cibiru Bandung sebagai cara berkomunikasi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Kinesik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan pendidik di SLB LOB ABCDE Cibiru Bandung dan orangtua siswa, kemudian melakukan observasi participant. Dari hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa gerakan dan sentuhan siswa autis lebih dominan digunakan sebagai cara berkomunikasi mereka.Kata Kunci: Komunikasi, Non Verbal, Autis.
Copyrights © 2015