Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi pengeringan dan suhu pengeringan dalam pembuatan teh cascara. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Pangan dan Pengolahan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah Durasi Pengeringan, dengan sandi (P) terdiri dari empat taraf yaitu: P1 = 9 jam, P2 = 10 jam, P3 = 11 jam, P4 = 12 jam. Faktor kedua adalah Suhu Pengeringan, dengan sandi (T) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu : T1 = 30°C, T2 = 50°C, T3 = 70°C, T4 = 90°C. Hasil penelitian menunjukan bahwa durasi pengeringan memberikan nilai yang berbeda-beda terhadap rendemen, kadar air, kadar polifenol dan nilai organoleptik warna, rasa dan aroma. Semakin tinggi suhu maka rendemen kadar air, kadar polifenol dan organoleptik semakin. Mutu teh cascara terbaik diperoleh pada perlakuan P1 dan T1.
Copyrights © 2025