Abstrak — Gedung perkuliahan yang baru dari TelkomUniversity bernama Telkom University Landmark Tower(TULT) memfasilitaskan layanan jaringan internet. Tetapi,untuk layanan jaringan internet yang diberikan masih belummaksimal karena terdapat kendala seperti putus koneksi,koneksi lambat, dan koneksi tidak stabil. Keadaan tersebuttidak terjadi kesemua pengguna yang mengakibatkan rasaketidakadilan bagi sesame pengguna. Sehubungan dengan halitu, diperlukannya manajemen bandwidth yang memakaimetode Hierarchical Token Bucket (HTB) serta Per ConnectionQueue (PCQ). HTB merupakan sebuah mekanisme dimanabisa melakukan cut atau melakukan limit untuk bandwidthyang akan lewat. PCQ merupakan dimana kita dapat membagibandwidth dengan rata untuk jumlah traffic yang bisa dipilah –pilah oleh router dan bekerja berdasarkan koneksi. Pemilihankedua metode tersebut berdasarkan adanya perbedaankarakteristik dalam menjalankannya. Penelitin ini dilakukanmelalui simulasi dan analisis terhadap parameter Quality ofService (QoS). Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkandari standarisasi ITU-T menunjukkan bahwa, rata – rata nilaikedua metode memiliki indeks yang sama pada parameter delayberada pada indeks 4 dengan kategori sangat bagus dan jittermendapat indeks 3 kategori bagus. Tetapi pada parameterpacket loss metode HTB paling unggul yang berada padaindeks 4 kategori sangat bagus. Berdasarkan hasil simulasimaka metode HTB yang sesuai digunakan di gedung TULT. Kata kunci— Manajemen Bandwidth, HTB, PCQ, QoS
Copyrights © 2024