Abstrak — Gedung Telkom University Landmark Tower(TULT) merupakan gedung yang dibangun setinggi 19 lantaidan menjadi gedung perkuliahan berbasis smart building danmendukung konsep go green. Melalui penelitian terdahuluberdasarkan Rompas [1], untuk frekuensi 5 GHz belumtersebar secara merata di Gedung TULT. Selain ituberdasarkan observasi, dengan terdapat banyaknya AccessPoint yang terdapat di Gedung TULT, sehingga memungkinkanterjadinya suatu interferensi yang berdampak pada kinerjajaringan. Melalui penelitian Dionisio dkk., [2], yang melakukanpengujian Wi-Fi dengan frekuensi 5 GHz mendapatkan hasilberupa penurunan throughput berdasarkan skenario penuhchannel interference. Penelitian ini menggunakan metodeNDLC untuk memastikan WLAN 5 GHz di TULT dapatdigunakan pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)perkuliahan. Adapun hasil pengukuran RSSI 5 GHz WLAN diTULT lantai 8-15 menghasilkan kategori Excellent. Kemudian,hasil penurunan channel interference menunjukkan channelinterference dapat diturunkan hingga maximum menjadi 2 kaliuntuk ruangan indoor dan 3 kali untuk area kecil. Lalu, padahasil pengujian QoS pada WLAN dengan menggunakanstandar TIPHON didapatkan Good pada parameterthroughput. Dengan adanya optimasi pada penurunan channelinterference, dapat memaksimalkan nilai throughput menjadikategori Excellent. Hal ini membuktikan metode NDLC dapatmengoptimasi WLAN dengan mengurangi channel interferencepada lantai 8-15 Gedung TULT. Kata kunci— WLAN 5 GHz, Gedung TULT, NDLC, Channel Interference, QoS
Copyrights © 2024