Penelitian ini membahas implementasi penghitung Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada jaringan backbone sistem komunikasi serat optik (SKSO) untuk memastikan kualitas layanan sesuai standar. Metode penghitungan SPM yang ditingkatkan memperhitungkan faktor Quality of Service (QoS). Hasil pengujian menunjukkan keberhasilan implementasi pada jaringan tersebut dan peningkatan kualitas layanan. Peneliti mengeksplorasi integrasi SPM pada tingkat backbone dengan fokus pada pemantauan throughput, latency, dan jitter. Solusi yang diajukan mencakup aplikasi Android untuk perhitungan dan pemetaan lokasi antar STO serta pengembangan website untuk perhitungan dan visualisasi data. Evaluasi dari 15 teknisi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap fitur aplikasi mobile, menegaskan keberhasilannya dalam memenuhi kebutuhan teknis dan ekspektasi pengguna. Kesimpulan singkat menyoroti potensi aplikasi mobile sebagai alat bantu yang efektif dalam pekerjaan teknis pada jaringan komunikasi serat optik. Kata kunci— Standar Pelayanan Minimum, Android, Backbone
Copyrights © 2024