Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital berbasis blockchain, cryptocurrency, serta kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi dalam sistem akuntansi di negara berkembang. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi, termasuk ketidakjelasan regulasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi yang tidak memadai. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis kualitatif terhadap literatur terkait periode 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun blockchain dan cryptocurrency menawarkan peningkatan transparansi, keamanan, dan efisiensi dalam akuntansi, adopsinya terhambat oleh kurangnya standar regulasi yang jelas dan kesiapan SDM. Sementara itu, AI dan otomatisasi berpotensi meningkatkan akurasi dan efisiensi proses akuntansi, tetapi keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknis menjadi penghalang utama. Solusi yang diusulkan meliputi pengembangan regulasi yang konsisten, peningkatan pelatihan SDM, dan investasi dalam infrastruktur teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi literatur akuntansi digital dengan menyoroti tantangan spesifik di negara berkembang dan menawarkan rekomendasi kebijakan untuk mendorong transformasi digital dalam sektor akuntansi.
Copyrights © 2025