Penelitian ini membahas pelaksanaan sistem bagi hasil dalam peternakan sapi di Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Tujuannya adalah untuk mengetahui pola kerja sama, manfaat, dan kendala yang dihadapi peternak. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan sensus terhadap 20 peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil peternakan di Desa Lakatan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli menggunakan sistem bagi hasil 50:50. Sistem ini memberikan manfaat ekonomi dan sosial, meskipun masih menghadapi kendala seperti lambatnya reproduksi, kematian anak sapi, dan perjanjian yang umumnya tidak tertulis. Kesimpulannya, sistem ini efektif namun perlu penguatan kelembagaan dan legalitas perjanjian.
Copyrights © 2025