Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesulitan keuangan, likuiditas, pertumbuhan perusahaan, dan masa perikatan audit terhadap pemberian opini keberlangsungan usaha. Data yang digunakan merupakan data panel dari 87 perusahaan di sektor healthcare dan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023, dengan total 261 observasi yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan analisis data dilakukan dengan regresi logistik karena variabel dependen, yaitu opini audit keberlangsungan usaha (going concern), bersifat kategorik. Analisis tersebut dibantu menggunakan software SPSS. Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan keuangan berpengaruh negatif terhadap pemberian opini audit keberlangsungan usaha. Sementara itu, likuiditas, pertumbuhan perusahaan, dan masa perikatan audit tidak berpengaruh terhadap pemberian opini audit keberlangsungan usaha. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi auditor dan pemangku kepentingan dalam menilai risiko keberlanjutan entitas. Kata kunci: Opini Audit Keberlangsungan Usaha; Kesulitan Keuangan; Likuiditas; Masa Perikatan Audit; Pertumbuhan Perusahaan.
Copyrights © 2025