Latar Belakang: Masalah gizi pada remaja merupakan salah satu isu kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup dan produktivitas. Kurangnya pengetahuan tentang kebutuhan gizi menyebabkan kecenderungan mengonsumsi makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji, yang dapat memicu masalah gizi seperti obesitas dan malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan (Penkes) gizi terhadap pengetahuan remaja awal tentang pemenuhan kebutuhan gizi di SMP Gubahan Islam Tanjung Balai. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi menggunakan media leaflet. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi gizi, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 63,38 dan post-test sebesar 85,45. Uji statistik menghasilkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa Penkes gizi efektif meningkatkan pengetahuan remaja. Kesimpulannya, edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja awal mengenai pemenuhan kebutuhan gizi. Disarankan agar program pendidikan gizi terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah sebagai upaya pencegahan dini terhadap masalah gizi.
Copyrights © 2025