Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan besar dalam cara masyarakat berkomunikasi, khususnya melalui media sosial. Media sosial kini tidak hanya menjadi alat komunikasi personal, tetapi juga platform strategis dalam menyampaikan opini publik, termasuk dalam bentuk komunikasi negatif dan kampanye boikot terhadap merek tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh negative social media communication dan boycott campaign terhadap keputusan pembelian konsumen pada McDonald’s di Kecamatan Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan merupakan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 192.927 orang, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Uji instrumen meliputi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, serta uji t dan uji f untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pengaruh komunikasi negatif dan kampanye boikot di media sosial terhadap perilaku konsumen, khususnya dalam konteks isu sosial global yang berdampak pada persepsi merek.
Copyrights © 2025