Penelitian ini dilakukan pada usaha keripik rumahan “Keripik Sikembar” yang berlokasi di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Usaha ini merupakan salah satu pelaku home industry yang berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan yang diterapkan guna meningkatkan eksistensi usaha. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung terhadap pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha menerapkan beberapa strategi pengembangan, seperti diversifikasi, penggunaan bahan baku lokal, serta pemasaran melalui jaringan sosial dan penjualan langsung. Meski belum optimal dalam memanfaatkan media digital, usaha ini mampu bertahan lebih dari sepuluh tahun dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan keluarga. Faktor pendukungnya adalah dukungan keluarga dan kemudahan akses bahan baku, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, inovasi, serta pemasaran berbasis teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan usaha sangat dipengaruhi oleh strategi pengembangan yang adaptif, konsisten, dan relevan dengan kondisi lokal, yang mampu menjaga eksistensi usaha sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
Copyrights © 2025