Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keseimbangan kehidupan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 50 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh atau sensus. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Demikian pula, beban kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, keseimbangan kehidupan kerja dan beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2025