Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan alat navigasi elektronik dalam pengoperasian jaring hela udang berkantong di KM. Binama 02 milik PT. Dwi Bina Utama. Penggunaan alat navigasi elektronik dalam operasi penangkapan ikan telah menjadi aspek penting dalam industri perikanan modern, terutama untuk meningkatkan akurasi posisi penangkapan dan efisiensi operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan awak kapal, dan analisis data operasi kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat navigasi elektronik, seperti GPS (Global Positioning System), Echosounder, RADAR, AIS dan Anemometer sangat membantu dalam menentukan lokasi penangkapan yang lebih optimal, mengurangi waktu tempuh, dan meningkatkan hasil tangkapan udang. Hasil ini mendukung efisiensi operasional dan memungkinkan penangkapan yang lebih berkelanjutan. Adapun tantangan yang dihadapi dalam penerapan alat ini meliputi keterbatasan pengetahuan awak kapal terhadap penggunaan alat dan perawatan berkala yang diperlukan. Dengan pelatihan yang tepat dan pemeliharaan peralatan yang rutin, pemanfaatan alat navigasi elektronik dapat memberikan kontribusi positif terhadap hasil tangkapan dan keselamatan pelayaran.
Copyrights © 2024