Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar dalam konteks etnosains. Pembelajaran kontekstual dianggap penting agar siswa lebih mudah memahami konsep sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas IV SD Negeri Jetak 2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti ketapel, karet gelang, adu panco, tarik tambang, dan bakiak membantu siswa memahami konsep IPA secara konkret. Guru menilai pendekatan ini efektif dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kreativitas guru, kedekatan budaya permainan dengan siswa, serta dukungan lingkungan sekolah. Pendekatan ini memperkuat keterkaitan antara budaya lokal dan pembelajaran sains.
Copyrights © 2025