UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun sering menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan financial technology terhadap pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Ratu Agung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda berdasarkan data primer dari 98 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM, dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,528. Artinya, 52,8% variasi pengelolaan keuangan dapat dijelaskan oleh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan penggunaan fintech. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan, perluasan inklusi keuangan, serta optimalisasi penggunaan teknologi digital sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025