Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi krisis oleh Humas Perumda Tirta Pakuan dalam membentuk citra perusahaan saat gangguan distribusi air. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan sequential exploratory, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas mencerminkan model Grunig & Hunt serta pendekatan SCCT dari Coombs. Analisis kuantitatif menggunakan uji Pearson menghasilkan nilai korelasi r = 0,620 dengan signifikansi < 0,001, yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara efektivitas peran Humas dan citra perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa peran Humas yang strategis dan komunikatif berkontribusi penting dalam menjaga kepercayaan publik dan reputasi perusahaan.
Copyrights © 2025