Penelitian ini mengkaji pengaruh humor dan keberadaan influencer KeanuAgl dalam iklan Pantene “Bye #RambutCapek” terhadap niat beli konsumen Generasi Z di Jakarta. Di era digital, strategi pemasaran semakin banyak memanfaatkan konten yang menghibur serta figur publik yang dikenal luas untuk menarik perhatian audiens muda. KeanuAgl, dengan gaya ekspresif dan humornya, dipersepsikan mampu menarik perhatian penonton dan membangun resonansi emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 109 responden dari kalangan Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor dan keberadaan influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Iklan tersebut dianggap berhasil karena mampu menyampaikan pesan secara ringan, menarik, dan mudah dipahami. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi humor serta pemilihan influencer yang selaras dengan karakteristik audiens dapat meningkatkan daya persuasif iklan dalam kampanye pemasaran digital.
Copyrights © 2025