Curah hujan merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan usaha pertanian, khususnya dalam pengaturan kalender tanam dan mitigasi risiko iklim lokal. Kota Palopo sebagai salah satu wilayah agraris di Sulawesi Selatan mengalami fluktuasi curah hujan yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola curah hujan Kota Palopo periode 2020–2024 dan menyusun kalender tanam berbasis iklim. Fluktuasi curah hujan di Kota Palopo selama lima tahun terakhir (2020–2024) memengaruhi pertanian dan adaptasi iklim lokal. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data curah hujan bulanan, analisis tren tahunan dan bulanan, klasifikasi iklim berdasarkan standar BMKG, serta penyusunan rekomendasi teknis untuk penjadwalan tanam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahun 2020, 2021, dan 2024 tergolong sebagai tahun basah, sementara tahun 2023 termasuk tahun sedang. Kalender tanam menunjukkan bulan-bulan optimal untuk menanam padi berada pada Februari hingga Mei dan November, sementara musim kering ideal untuk tanaman palawija terjadi pada Agustus hingga Oktober. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap perencanaan pertanian adaptif di tingkat lokal berbasis data klimatologis terkini.
Copyrights © 2025