Kali Surabaya menjadi salah satu sungai yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar karena melewati kawasan pemukiman. Pada sisi lain, terdapat berbagai industri pabrik termasuk pabrik daur ulang kertas yang berpotensi meningkatkan kadar amonia. Tingginya kadar amonia di perairan dapat menyebabkan gangguan ekosistem sungai hingga kematian organisme air. Penelitian bertujuan mengetahui persebaran kadar amonia di Kali Surabaya sehingga dapat dijadikan sebagai wilayah prioritas konservasi. Pemetaan kadar amonia menggunakan metode IDW dapat mengetahui tinggi rendahnya kadar amonia pada lokasi pengamatan yang diteliti. Penelitian ini dilakukan pada 5 titik yang mencakup kawasan pabrik daur ulang kertas. Hasil peneltian dengan interpolasi menunjukkan seluruh lokasi pengamatan memiliki kadar amonia melebihi standar baku mutu air sungai kelas II. Kadar amonia tertinggi terdapat pada titik 2 yang berada di salah satu outlet pabrik. Berdasarkan tingginya nilai kadar amonia di Kali Surabaya, disarankan untuk mengoptimalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) oleh pabrik daur ulang kertas, serta pemerintah dan dinas terkait dapat turun langsung untuk melakukan pemantauan kadar amonia secara berkala.
Copyrights © 2025