Penelitian ini mengkaji pengaruh pengendalian diri, gaya hidup, literasi keuangan, dan mental akuntansi terhadap perilaku keuangan mahasiswa Timor-Leste yang sedang menempuh studi di Indonesia. Transisi dari pengelolaan keuangan dalam Dolar AS ke penggunaan Rupiah Indonesia menimbulkan tantangan dalam pengambilan keputusan keuangan sehari-hari, khususnya dalam hal penganggaran, menabung, dan pengeluaran. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik proporsional sample klaster di lima provinsi di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan mental akuntansi berpengaruh positif secara signifikan terhadap perilaku keuangan, sedangkan pengendalian diri dan gaya hidup tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Mahasiswa dengan pengetahuan keuangan yang lebih tinggi dan pengelolaan penganggaran mental yang terstruktur cenderung lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan keuangan yang terarah dan peningkatan kesadaran akan mental akuntansi sangat penting untuk membantu mahasiswa Timor-Leste menghadapi tantangan pertukaran mata uang dan menerapkan manajemen keuangan yang lebih baik selama studi di Indonesia.
Copyrights © 2025