Ikan kerapu (Epinephelidae) merupakan jenis ikan demersal penting secara ekologis dan ekonomis. Namun, informasi mengenai keanekaragaman spesies kerapu masih terbatas khususnya di Kabupaten Barru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi spesies dan fase hidup ikan kerapu hasil tangkapan nelayan. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2022 bertempat di PPI dan pengepul Sumpang Binangae dengan cara mengambil gambar pada tiap ikan kerapu hasil tangkapan nelayan, kemudian diidentifikasi menggunakan buku panduan identifikasi. Penentuan ukuran ikan dilakukan dengan metode RASIO ( Rapid Scaling on Object ) dengan mengestimasikan panjang tubuh ikan menggunakan spidol sebagai alat pembanding terhadap ukuran panjang ikan sebenarnya. Hasilnya, sebanyak 23 spesies kerapu teridentifikasi, yang didominasi oleh spesies Epinephelus areolatus (40,43%). Ikan yang sedikit ditangkap hanya 0,27% yaitu Cephalopholis spiloareae, E. faveatus dan E. heniochus. Kisaran ukuran terbesar ditemukan pada spesies E. coioides , sedangkan yang terkecil yakni C. boenak . Penangkapan ikan didominasi oleh ikan muda (74%), diikuti ikan dewasa (22%), dan juvenil (4%). Temuan ini memberikan informasi penting mengenai keragaman jenis ikan kerapu hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Barru dan mendukung upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025